Sabtu, 17 September 2016

Wisata Istana Siak Indrapura Raiu


wisata istanan siak indrapura

Wisata Istana Siak Indrapura Raiu

Sebelumnya akan cerita sedikit tetang Istana Siak Indrapura. Kesultanan Siak indrapura  iyalah Kerajaan melayu islam yang pernah berdiri di kabubaten Siak, Provinsi Riau Indonesia. Kerajaan ini didirikan oleh Buantan oleh Raja kecil dari pagaruyung. Dalam perkembangannya, kesultan siak muncul sebagai sebuah kerajaan bahari yang kuat dan menjadi kekuatan yang diperhitungkan dipesisir timusr Sumatera dan semenanjung malaysia ditengah tekanan imprialisme Eropa.

Jangkawan ini terjauh pengaruh kerajaan ini samapai di kalimantan Sambas dan mengendalikan jalur pelayaran antara sumatra dan  kalimantan. Pasang surut kerajaan ini tidak lepas dari persaingan dalam memperebut penguasaan jalur perdagangan di selat melaka, setelah proklamasi RI, Sultan siak terakhir yaitu Sultan Syarif Kasim II menyatakan kerajaan bergabung dengan RI.

Siak Merupakan kawasab yang berada antara Arcat dan Indragiri yang disebut sebagai kawasan pelabuhan raja minangkabau. Kemudian menjadi vasal melaka sebelum ditaklukan oleh portugal, sejak jatuhnya malaka ke tangan VOC, kesultanan johor telah mengklaim Siak sebagai dari wilayah dari kedaulatannya. Hal ini berlangsung hingga kedatangan raja kecil yang kemudian mendirikan sultan siak.

Dan sedikit tadi cerita masalah siak yang saya ketahui..Nah kita bisa berkunjung ke istana Siak Indra pura yang sekarang ini telah menjadi tempat wisata, sisa peninggalan kesultanan siak yang merupakan kerajaan islam terbesar di RIAU pada abad ke 16 sampai 20. istana siak ini disebut juga dengan stana Sherayah Al Hasymiyah.

Istana ini dibangun pada tahun 1889 oleh sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifudin, bagunan mengikuti gaya EROPA, Arab dan Melayu, Tempat berlantai dua ini tampak megah meskipun telah lebih dari 100 tahun atau Satu abad berdirinya istana siak, pada lantai satu, kita bisa melihat koleksi kerajaan seperti patung perunggu, Ratu welhenina dari Belamda dan patung Sulatan Syarif Hasyim I yang terbuat dari batu pualam berhiaskan berlian. ada juga sebuah gendang yang berusia lebih dari 200 tahun atau dua abad, Gendang ini terkahir kali dibunyikan pada tahun 1914 saat pelantikan Sultan Syarif Kasim II. 

Dilantai dua dahulu merupakan kamar sultan dan kamar tamu kerajaan ini sekarang berisi koleksi senjata pusaka milik sulatan. selain itu ada lukisan Napoleon Bonaparte yang dikrim langsung dari perancis. Banyaknya benda koleksi sultan yang berasal dari Eropa membutikan bahwa pada zaman dahulu, Kerajaan siak telah menjalinkan kerja sama internasional.

Biaya masuk sekarang ini untuk melihat koleksi kerajaan siak indrapura sebasar Rp.3000. dan tak hanya itu, untuk bisa masuk kebangunan utama anda juga harus melepaskan alas kaki karena dikwtirkan akan merusaka lantai granit istaana siak indrapura.



Baca selengkapnya